Pipa tembaga-aluminium muncul sebagai pipa penghubung AC masa depan, didorong oleh keunggulan biaya dan kemajuan teknologi. Dalam hal harga bahan mentah, harga tembaga telah melonjak hingga lebih dari 100.000 yuan/ton, sementara aluminium tetap stabil di sekitar 22.000 yuan/ton, dengan selisih harga melebihi 4 kali lipat.
Dalam proses produksi, teknologi canggih seperti lapisan anti korosi dan sambungan transisi tembaga-aluminium menjadikan pipa tembaga-aluminium dapat diandalkan. Bobotnya yang lebih ringan (1/3 pipa tembaga) menyederhanakan transportasi dan pemasangan, sehingga cocok untuk bangunan bertingkat tinggi.
Dari segi biaya, mengganti pipa tembaga dengan pipa tembaga-aluminium mengurangi biaya satu unit sebesar 380 yuan untuk AC 1,5 HP. Didukung oleh kebijakan nasional yang mempromosikan aluminium untuk menggantikan tembaga, dan mengoptimalkan kinerja melalui desain saluran mikro, pipa tembaga-aluminium banyak diadopsi oleh merek-merek terkenal. Mereka menyeimbangkan biaya dan kegunaan, menjadi tren yang tak terelakkan di industri.